Sesuai dgn UU RI No.20 Th.2003 pd Pasal 19 ayat (2) mengenai Sistem Pendidikan Nasional bahwa "Pendidikan Tinggi diselenggarakan dng Sistem Terbuka". Serta di Penjelasan UURI terkait ditulis : "Peserta didik dapat belajar sambil bekerja."
Juga "Seluruh komponen bangsa wajib mencerdaskan kehidupan bangsa yang merupakan salah satu tujuan negara Indonesia." merupakan isi Undang-Undang Dasar 45 di pasal 31 ayat (3).
Maksud dan Tujuan menyelenggarakan Perkuliahan Karyawan ini
Untuk memenuhi amanat UU RI No.20 Th.2003 serta Undang-Undang Dasar 45 di Pasal 31 tsb Perguruan Tinggi Swasta ini menyelenggarakan Perkuliahan Karyawan (Hybrid) ini dan menjalankan KOMITMEN SOSIAL. Yaitu dng memberi peluang masyarakat alumnus/lulusan SLTA, D3/Politeknik, D1, D2, S1 (Sarjana) atau setaraf, dan sebagainya, baik yang memiliki waktu luang terbatas maupun mempunyai kesanggupan finansial/uang terbatas, untuk menaikkan pendidikan (atau pindah prodi) ke program Sarjana atau Diploma Tiga (D-III) atau Magister (S-2) pd prodi yang disenangi, secara terhormat dan berbobot / kualitas sesuai keunggulan Perguruan Tinggi Swasta ini. Juga Biaya pendidikannya (silakan klik) dihitung sedemikian rupa dgn pertimbangan yang sangat penuh ketelitian sehingga meringankan calon mhs, disebabkan di samping dimudahkan berupa subsidi, juga pemberian bantuan cicilan biaya pendidikan, agar dapat mengangsur per bulan disesuaikan dgn kesanggupan finansial/keuangan mahasiswa.
Sistem pendidikan tinggi Perkuliahan Karyawan diselenggarakan secara piawai (terampil) serta layak bagi pekerja yang sibuk dgn kariernya maupun bagi yang bukan pekerja. Di samping kuliah tatap muka, demikian juga memanfaatkan beragam metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, dan diakhiri dng bimbingan pengerjaan tugas akhir / proyek akhir (D3) / skripsi (S1) / tesis (S2) yang terarah, terprogram serta terjadwal sehingga mhs dapat menyelesaikan pendidikan tinggi tepat pada waktunya.
Alumnus/lulusan Perkuliahan Karyawan disempurnakan dgn keahlian untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kebutuhannya, diperlengkapi ilmu serta pengetahuan, etika akademik serta profesi, keahlian dan kepandaian untuk mengelola tim/organisasi secara komprehensif pada bidang yang sesuai kelompok ilmunya, keahlian bekerjasama di dalam tim, keahlian memahami ilmu terhadap etika, sekaligus disempurnakan dgn keahlian memahami pengetahuan disesuaikan dgn bidang keahliannya.
Alumnus/lulusan Perkuliahan Karyawan keahlian penguasaan teori yang kuat sekaligus pengaplikasiannya, serta keahlian profesional serta cara pandang yang komprehensif; mengembangkan sikap mental terampil (kompeten) yang berorientasi pada penuntasan masalah berdasar alur berpikir-sistem; mampu mengembangkan kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; mempunyai keahlian melakukan bermacam-macam penelitian dasar maupun terapan.
Alumnus/lulusan Perkuliahan Karyawan mempunyai keahlian di dlm hal menyelesaikan masalah sekaligus mengembangkan pengetahuannya. Hal tsb karena alumnus/lulusan Perkuliahan Karyawan ditujukan untuk menjadi Sarjana (Srata Satu / S1), Ahli Madya (Diploma Tiga / D3) dan Magister/Master (Srata Dua / S2) sesuai dng prodinya, yang dapat meningkatkan kepiawaiannya dgn bekal ilmu serta pengetahuan, teknologi, serta seni.
Alumnus/lulusan Program S1, D3 dan S2 Perkuliahan Karyawan (Hybrid) juga mampu aktif berperan-serta pada kelompok kerja; mampu berkomunikasi dgn para pakar pada bidang keilmuan berlainan serta memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit bisnis mandiri berdasarkan bidang keilmuannya, mampu mengikuti perkembangan baru pd kelompok ilmunya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti prodi di tingkat lebih lanjut.
Kompetensi alumnus/lulusannya di dlm hal menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur serta inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penuntasannya; mengetahui dan bisa memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat memanfaatkan ilmu; cakap serta terampil disesuaikan dgn bidang keahliannya; bisa memutuskan mengurai serta pemecahan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri di dalam kerja dan berupaya.